Lulus by Covid
@MuznaNAs
Jelang
akhir tahun pelajaran, wabah covid ini hadir
di bumi kami Indonesia. Terbayang bagaimana kelulusan anak-anak ini?
Kebetulan, aku memiliki dua anak yang akan lulus tahun ini. Mungkin tidak hanya
kami orang tua yang membayangkan, malah mungkin para guru pun belum memiliki
gambaran pembelajarannya nanti.
Dengan
kejadian ini jadi ingat yang katakan mas Menteri pendidikan yang milenial itu, "Nanti belajarnya secara online",
"garap tugas online", "rapot gak usah repot ke sekolah, cukup
pakai go send". Itulah yang kini kulihat dengan kedua anakku. Namun karena
mereka sudah kelas IX dan XII, maka
sudah tidak ada materi, tinggal latihan-latihan. Akan sangat berbeda jika
materi belum tuntas. Dan hal seperti ini membutuhkan kesiapan infrastruktur
baik lembaganya, pendidik dan juga dari anak didik.
Saat
ini lembaga pendidikan sudah cukup memadai dalam ketersedian fasilitasi infrastuktur
jaringan teknologi, meski belum merata. Yang kasihan yang belum sampai internet ke wilayahnya, jika
kebijakan daring diberlakuan. Lah … dengan kondisi corona tidak bisa lagi
menanti kesiapan, namun harus berjalan.
Para
pendidik di era saat ini rata-rata sudah memiliki alat komunikasi. Namun perlu kita
empati kepada para pendidik, tidak semua hp-nya support buat melakukan
kegiatan pembelajaran daring ini. Belum lagi persoalan ketersediaan quota,
yang belum tentu semua rumah mereka tersedia
jaringan nternet/wifi.
Bagaimana
dengan kondisi anak-anaknya?, tentu juga berbeda-beda, Tidak semua orang tua memberikan hp kepada
anaknya. Ada keluarga yang belum mengijinkan anak menggunakan hp sebab prinsip
dan aturan keluarga. Ada juga yang memberikan hp sejak dini. Tapi bisa jadi bukan sebab ini, namun masalah
ketidak tersediaan dana untuk memberikan fasilitas tersebut. Akhirnya hp orang
tua digunakan bersama bahkan saling berebutan. Karena orangtua pun harus work
from home dan banyak menggunakan hp’. Alangkah indah jika semua bisa
berjalan mulus dan saling bergantian dengan tertib.
Semua
sudah dilalui, lantas bagaimana kelulusannya? Jadi ingat lagi kata mas Menteri
pendidikan, yang baru saja menyampaikan keinginannya; "Siswa harus merdeka
belajar bisa dari rumah saja",
"Ujian nasional akan dihapus". Astaghfirullah, ternyata Allah
kabulan dengan cara ini. Alhamdulillah anak-anakku sekarang ... LULUS tanpa UN.
Jadilah
kelulusan mereka LULUS by COVID.
#kelassalmanmenulis1
#safjogja
#covid-19stories

Comments
Post a Comment