"Nafasku Milik-MU"


@MuznaNAs
Benarkah Ruh Orang Mati Pulang Di Hari Jum'at? Bimbingan Islam

Suatu malam, tepatnya jam 00. Aku ingin keluar dari jasad ini. Sebenarnya aku tidak mau keluar sekarang,😭
Tapi jiwaku sudah kosong, tidak tahu lagi  buat apa aku ada di dunia? Aku mau pulang, aku mau istirahat, aku cape sekali. Namun Pemiliku menahanku di rongga dada.

Sudah lebih separoh abad. Mengandung lebih dari enam anak,  melahirkan satu persatu, mendidik mereka hingga dewasa.  Aku memandang mereka yang sudah besar, sudah bisa mengurus dirinya sendiri. Jika ada yang tidak sempurna dalam menunaikan tugas, mereka masih berproses.

Ijinkan aku pulang ya anak-anakku. Tapi tadi sore ada berat hati saat  aku melihat kalian yang masih satu balita dan dua sekolah dasar. Apakah akan bersama kalian lagi hari esok.

Aku sudah membuat kaki  hingga paha mendingin. Terdengar suara :
Add caption


"Abi ... Kaki Umi dingin, Jantung Umi berhenti",
" Astaghfirullah ... ".
" Laa ilaha Illallah".
" Laa ilaha illallah".
Tahlil dilantunkan pasangan solih dan solihah ini. Namun tiba tiba Umi berata :

" Abi .... kita ke Rumah sakit".

Akhirnya keduanya berangkat ke Rumah Sakit. Lantunan tahlil tadi membuatku melayang. Aku melantunkan ayat-ayat yang kuhafal namun tidak utuh. Sepanjang jalan menuju rumah sakit aku merasa sudah naik di atas jasad Umi.

Setiba di Rumah Sakit,  dokter menangani detak jantung yang hilang tadi. Aku kembali kejasad ini. membuatnya kembali hangat dan jantungnya kembali terdeteksi stetoskopnya dokter jaga.

Aku baru sadar, tadi itu apa?. Penguasaku masih berkehendak aku ada di jasad Umi. Umi yang solihah,  Umi yang lelah dengan semua kewajibannya sebagai istri,  ibu dan daiyah yang sangat sibuk. Pagi hingga malam waktunya habis buat keluarga dan da'wah.

Kira- kita Umi kenapa ya?  Bisa jadi ada hak Umi yang terbengkalai,  ada asa Umi yang tak bisa diraih, atau ada  keinginan Umi yang  belum bisa dipenuhi. Semua Umi simpan. Umi membiaran dirinya menderita asal yang lain bahagia. Tapi itu membuat Umi sakit. Umi kelelahan. Jadi Umi ingin istirahat.

Kini Umi sudah bisa istirahat,  kembali  ke rumah menjelang subuh.  Umi bannyak beristighfar.  Sekaligus bersyukur karena  aku sudah kembali. Lantas aku  mendengarkan Umi berjanji dalam dirinya ;

"Jika Allah izinkan aku kembali bernafas,  aku ingin merubah aikap dan amal baikku. Aku juga ingin mengabadikan pengalaman hidupku dan juga jejak cinta anak-anakku. dalam karya yang bisa bermanfaat bagi banyak orang".

" Tepatnya akan aku tulis dalam satu buku. Kira-kira covernya aku ingin ada nuansa  warna biru.
Judulnya mungkin...  "Lukisan Hidup"
Halamannya berwarna-warni. Iustrasinya tentang Perjalanan hidup seorang hamba bersama keluarganya. Dan aku ingin buku itu menjadi karya yang bisa menginspirasi banyak orang".

"Semoga Allah izinkan bisa terbit pada  tanggal 27 bulan okltober tahun 2020"..

"Insya Allah aku mulai menabung naskah di BloggerMuznaNAs".

"Ya Allah izinkan aku mengingat kembali semua kenangan perjuangan cinta bersama ananda dan segala  yang membersamainya. Menemukan mutiara hikmah dalam setiap kisahnya. Dan menjadikannya perekat cinta dalam keluarga".

Inilah kisahku jiwa yang Fujur, jiwa yang  lemah, mudah putus asa, jiwa yang ingin berlari dari tangung jawab.

Jangan dengarkan ... !.

Umi sadar aku ada, Dan Umi melemahkanku dengan menguatkan Jiwa Taqwanya, untuk bangkit dari segala lelah dan lemahnya raga. Memperbanyak tilawah dan solat malamnya. Dan sejak itu Umi semakin rajin beramal kebaikan. Dengan tetap pada qodratnya menjadi ibu bagi anak-anak dan semakin padat kegiatanya, bukan buat dirinya semata namun  bagi banyak orang disekitarnya.


#Day10
#jca
#idanurlaila
#insyaallahbukusolojejakcinta

Comments

Popular posts from this blog